Pengertian Islam
Islam merupakan nama agama yang penamaannya berasal langsung dari Allah SWT, hal ini merujuk pada sejumlah ayat pada kitab suci Al-Qur’an berikut ini:
 ”Sesungguhnya agama (yang diridhai) disisi Allah hanyalah Islam” (QS. Ali-Imran [3]: 19).
 ”Barangsiapa mencari agama selain agama Islam, maka sekali-kali tidaklah akan diterima (agama itu) dari padanya, dan dia di akhirat termasuk orang-orang yang rugi” (QS. Ali-Imran [3]: 85).
 ”Pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu, dan telah Kucukupkan kepadamu nikmatKu, dan telah Kuridhai Islam itu jadi agama bagimu” (Al-Mā’idah [5]: 3).

Secara filologi Islam berasal dari bahasa Arab aslama-yuslimu-islaman yang mengandung arti tunduk, patuh, menyerahkan diri. Kata aslama sebagaimana disebutkan di atas secara akar bahasa merupakan lafadz yang berasal dari kata dasar (masdar) salama atau salima yang berarti selamat, sejahtera, tidak cacat, tidak tercela. Dari kata salama ini pula kemudian membentuk anak kata yang lain, yaitu salmun dan silmun yang berarti damai, patuh dan menyerahkan diri.
PhotoFunia-f21426
Sebagai suatu ajaran, Islam merupakan salah satu agama di dalam sejarah dunia. Agama secara akar kata berasal dari bahasa Sansekerta a (tidak) dan gama (pecah/terberai), sehingga agama merupakan sekumpulan keyakinan yang akan mengikat penganutnya dengan Sang Ghaib. Sedangkan dalam perspektif bahasa Arab sebagai turunan dari ordo bahasa Semit, agama memiliki aneka diksi yang kemudian banyak termaktub di dalam Al-Qur’an, agama terkadang disebut dengan kata dīn, millah bahkan juga dengan kata shalat. Dalam bahasa Semit (Arab kuno), dīn dipakai untuk memaknai hukum ataupun undang-undang.

Di dalam Al-Qur’an, kata al-dīn mengandung banyak arti. Hal ini dapat ditelusuri dari penjelasan ayat-ayat yang terdapat di dalam Al-Qur’an, antara lain sebagai berikut:
1. Al-Dīn diartikan sebagai agama.
“Dialah yang mengutus rasulNya dengan membawa petunjuk dan agama yang benar agar dimenangkannya terhadap semua agama, dan cukuplah Allah sebagai saksi” (QS. Al-Fath [48]: 28).
2. Al-Dīn diartikan sebagai ibadah.
“Maka sembahlah Allah dengan memurnikan ibadah kepadaNya meskipun orang-orang kafir tidak menyukainya” (QS. Al-Mukmin [40]: 14).
3. Al-Dīn diartikan sebagai ketaatan.
“Dan apabila mereka dilamun ombak yang besar seperti gunung, mereka menyeru Allah dengan memurnikan ketaatan kepadaNya maka tatkala Allah menyelamatkan mereka sampai di daratan, lalu sebagian mereka tetap menempuh jalan yang lurus” (QS. Luqman [31]: 32)
4. Al-Dīn diartikan sebagai pembalasan hari kiamat.
“Dan yang sangat kuinginkan akan mengampuni kesalahanku pada hari kiamat” (QS. Al-Syu’arā [26]: 82).
Dalam perspektif terminologis, agama Islam (dīn al-Islam) kemudian dimaknai oleh beberapa Ulama ke dalam beberapa pengertian, antara lain sebagai berikut:
 Umar Abdul Jabbar :
Islam adalah agama yang padanya Allah SWT telah mengutus Nabi Muhammad SAW sebagai Rasul pembawa petunjuk bagi kebahagiaan hidup umat manusia.

Dari beberapa pengertian di atas, maka dapatlah disimpulkan bahwa Islam adalah suatu agama yang berasal dari Allah SWT yang disampaikan kepada umat manusia dan jin melalui utusannya Nabi Muhammad SAW yang mengandung ketentuan-ketentuan keyakinan (akidah), relasi trasedental (ibadah), relasi sosial (muamalah) dan dan ketentuan-ketentuannya (syari’at) serta konsep-konsep sikap utama (akhlak). Ketentuan-ketentuan tersebut ditetapkan Allah SWT kepada penganut agama Islam agar memperoleh ketenangan, keselamatan dan kebahagiaan di dalam hidupnya.
Yang membedakan Islam dengan ajaran-ajaran samawi sebelumnya adalah bahwa Islam merupakan suatu konsep ajaran yang diperuntukan bagi seluruh umat manusia dan jin. Universalisme Islam inilah kemudian yang membedakan dengan ajaran-ajaran samawi sebelumnya yang dibawa oleh para rasul sebelum Nabi Muhammad SAW . Ajaran para rasul sebelumnya oleh Allah SWT lebih ditekankan prakteknya kepada suku bangsa (kaum) masing-masing dari para rasul tersebut. Dari fenomena ini maka tidak mengherankan bila kemudian ajaran-ajaran yang disebarkan Rasul sebelum Nabi Muhammad SAW yang semula bernama Islam lambat laun berubah sesuai penisbatan nama kaum ataupun nama rasulnya .
Sebagai suatu jalan hidup (way of life), ajaran Islam merupakan sumber sistem nilai bagi seluruh sisi kehidupan umat manusia. Ajaran Islam dalam ranah praksis berfungsi sebagai motivasi, pedoman, perspektif dan petunjuk terhadap problematika kehidupan manusia sesuai dengan proporsi (kodrat) dan fitrahnya.

About Sugeng Riyadi, SE, M.S.I

Pemuda kelahiran Rimbo Bujang 23 juli 1981 ini merupakan alumni Univ. Islam Malang dan sedang meretas pendidikan Pascasarjana UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Sangat mencintai Rimbo Bujang dan memiliki respek yang tinggi terhadap perjuangan Ekonomi Islam.

2 responses »

  1. salis muzayin mengatakan:

    pak sugeng tulisannya kurang panjang lah

  2. sander mengatakan:

    makasi ya..

    ini bisa buat pelajaran untuk tugas kuliah saya, njuga bisa buat pedoman hidup saya..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s