h1

Mencari “Khilafiyyah” Islamiyyah di Pesantren

20 Juli 2009

Suatu ketika ada kejadian menarik yang dialami Penulis, saat seorang mahasiswa semester akhir di salah satu Universitas negeri terkenal di kota Yogyakarta disertai dengan dua temannya mendatangi Penulis guna turut terlibat di dalam upaya mendirikan khilafah islamiyyah (Negara Islam) di Indonesia. Pemuda ini terlihat begitu antusias dengan semangat ’45 di dalam menyampaikan maksudnya itu, hal ini terlihat bagaimana ia menjelaskan panjang lebar tentang khilafah Islamiyyah dihadapan Penulis dengan disertai dalil-dalil agama.
Baca entri selengkapnya »

h1

Ngaji lan Rumangsa Sejati…

19 Juli 2009


Ngaji, Ngaos, Thulabul ‘Ilmi atau apapun namanya adalah suatu aktivitas yang paling mulia dan juga.. paling mengasikan, gokil dan menciptakan kenangan-kenangan yang paling indah di dalam kehidupan umat manusia. Hari-hari yang dilalui sepintas biasa dan mengalir begitu saja, tapi bila sudah diresapi dan hayati; Subhanallah.. luar biasa Indahnya.

wewelar
Baca entri selengkapnya »

h1

SUGIANTO DI EKSEKUSI…, KETUA DPRD TEBO DI INTROGRASI.

18 Juli 2009

Pasca Mantan Ketua DPRD Tebo periode 1999-2004 Sugianto SE MM dijebloskan ke penjara karena kasasi yang diajukan Kejari Tebo terbukti, kini giliran H Nasrun Nasir mantan wakil ketua DPRD Tebo periode 1999-2004 diperiksa Kejari Muaratebo, Kamis (19/02/09).Pemeriksaan terhadap pria yang kini menjabat ketua DPRD Tebo itu, untuk mengungkap kasus korupsi APBD Tebo tahun 2003 yang terjadi di pos sekretariat dewan. Upaya untuk mengembalikan uang Negara dan mempidana oknum-oknum yang terlibat terus dilakukan, guna mengusut kerugian negara yang menelan dana Rp 4,7 miliar itu.Kala itu, tidak hanya mantan Ketua DPRD, Sugianto yang mengesahkan APBD, ada 15 mantan Panggar yang menganggarkan. Dalam kasus ini, Kejaksaan juga membidik anggota DPRD periode 1999-2004 yang ikut menikmati dana yang diperuntukkan untuk 30 anggota Dewan itu.
TIKUS KORUP TEBO; ANGGOTA GEROMBOLAN SI BERAT
Baca entri selengkapnya »

h1

Paham Aswaja Eksis karena Menghindari Politik Praktis

16 Juli 2009

Kang Santri

Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja) eksis atau masih banyak dianut umat Islam sampai kini karena paham tersebut menghindari politik praktis. Aswaja muncul, sebagaimana dirumuskan Imam Abu Hasan Al Asy’ari, hanya untuk menjaga kemurnian ajaran Islam.

Demikian dijelaskan Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Said Aqil Siroj, saat berbicara pada sebuah forum diskusi di Jakarta, Rabu (15/7) kemarin.

Tidak adanya perhatian Aswaja pada bidang politik praktis, kata Kang Said—panggilan akrabnya, dapat dibuktikan pada kitab-kitab fikihnya. “Dalam kitab-kitab fikih Aswaja, tidak ada pembahasan tentang kepemimpinan politik,” katanya.

Hal itu berbeda dengan paham Islam lainnya seperti Syiah, Muktazilah dan Khawarij. Pada ketiga paham tersebut, mesti terdapat sedikit atau banyak konsep atau pembahasan tentang politik praktis, terutama konsep “imamah” atau kepemimpinan politik.

“(dalam paham) Syiah, Muktazilah atau Khawarij, pasti ada satu pasal sendiri yang membicarakan imamah dalam arti politik. Kalau Aswaja, ada konsep imamah tapi sebatas dalam imam solat,” papar alumnus Universitas Ummul Qura, Mekah, Arab Saudi, itu.
Baca entri selengkapnya »

h1

Sudut Bumi itu Bernama; Rimbo Bujang..

29 Juni 2009

… rimbo bujang kala senja; apa yang biasanya kau lakukan sahabat?. Saat anak bumi itu jauh dari jangkauan matamu. Apa yang biasanya kau lakukan sahabat?.. duduk manis diberanda rumah sembari melihat lalu-lalang motor dan mobil yang berhamburan? Atau justru asyik bersama teman sebayamu memainkan si kulit bundar di lapangan volly?. Atau justru kau masih asyik masyuk ditengah rawa sembari menunggui hasil pancinganmu pada lele-lele jinak yang bersembunyi dibawah medan gambut itu? Atau.. uff, kau masih berjibaku diladang-ladang karet?; bergemul dengan angin senja, denging nyamuk dan sesekali bingar jerit siamang yang melolong bersahutan. Ah rimbo bujang.
Rimbo Bujang; Home Sweet Home
Saat kau jauh dari bumi itu; maka seketika kerinduanmu akan segera membunuhmu.
Baca entri selengkapnya »

h1

Gerakan ZISWAQ dan Revivalisasi Ekonomi Partisipatif

26 Juni 2009

Oleh: Sugeng Riyadi Syamsudien, SE

Pendahuluan
Diskursus seputar partisipasi rakyat dalam kontruksi ekonomi negara adalah term yang senantiasa populer di dalam perhelatan madzhab kenegaraan. Peran serta rakyat di dalam pembangunan ekonomi suatu negara, digunakan oleh banyak kalangan sebagai suatu parameter untuk menakar keberhasilan negara di dalam sistem ekonominya. Dus, berangkat dari premis di atas maka terbentuklah aksioma mengenai relasi inheren dan kongruen antara partisipasi masyarakat dalam ekonomi negara dengan kemakmuran negara itu sendiri.
Terdapat beberapa term yang penting untuk diungkap guna merabuki partisipasi rakyat marginal dalam tata rumah tangga ekonomi Indonesia. Pertama; term tata nilai dan paradigma sistem ekonomi yang diterapkan. Kedua; bidang stimulasi ekonomi praksis kerakyatan dan, yang ketiga; goodwill dari pemerintah. Dalam hal ini akan dilihat bagaimana membangkitkan basis-basis potensi yang selama ini dibiarkan mengendap di masyarakat.
Baca entri selengkapnya »

h1

Angin dan Matahari

26 Juni 2009

banner1
… hari-hari ini terasa sepi. Tak lebih bagai berdiam ditengah belukar pemakaman umum Krapyak sana. Aku ingin pergi dari kesunyian ini, namun harus kemana?. Kekasihku pulang. Denyut pikiranku menyeret inginku untuk beralih dari kamar ini. Kakiku pun seolah berdiri di atas bara api, ia seolah mengajakku beranjak dari ruang ini. Namun harus kemana kumembawa diri?.
Baca entri selengkapnya »