Tak Berkategori

Perspektif Wacana dan Bahasa di Dalam Kitab Kuning


mas-aldi.jpgPerspektif Wacana dan Bahasa di dalam Kitab Kuning  Meskipun sangat variatif namun secara kandungan maknanya seluruh kitab kuning yang jamak dijadikan referensi pada pesantren-pesantren dapat dibagi menjadi dua, yaitu : kitab yang menyajikan wacana keilmuan secara polos (naratif) seperti tarikh (sejarah), tafsir (perspektif) dan lain sebagainya. Dan yang kedua adalah kitab yang berisi kaidah-kaidah keilmuan seperti nahwu, ushul fiqh, mustholah hadits dan lain-lain.Dari perspektif kadar deskripsi, kedua kelompok besar di atas diklasifikasikan ke dalam tiga kualisifikasi, yaitu: pertama, kitab yang disusun secara ringkas (mukhtashor) yang hanya menyajikan pokok-pokok masalah yang disajikan baik dalam bentuk nazhom maupun ulasan (atsar). Kedua, kitab yang dalam pembahasan materinya tidak terlalu ringkas juga tidak panjang lebar (mutawasithoh). Ketiga, kitab yang disajikan secara panjang lebar dan meluas dengan sejumlah argumentasi (hujjah) yang menguatkan atas pembahasan yang disajikan.Dari sudut pandang kreativitas penulisan kitab dan penyajian wacana, materi kitab kuning dibagi menjadi tujuh klasifiasi, yaitu:Pertama, kitab-kitab yang mengangkat gagasan-gagasan baru yang sebelumnya belum pernah ditemukan pada penulis (mushonif) sebelumnya, seperti kitab ar-risalah karya Imam Syafi’I,

Standar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s