Tak Berkategori

Akibat Chikungunya; 2 Warga Rimbo Bujang Meninggal


Sebagaimana yang @dmin peringatkan sebelumnya pada editorial sebelumnya mengenai pagebluk chikungunya di kawasan Rimbo Bujang. Baru-baru ini situs Infojambi.com merilis kabar terbaru dan resmi yang tertanggal Rabu, 20/05/2009 mengenai berita seputar wabah ini. Dan korbannya adalah warga Rimbo Bujang, berikut petikan beritanya.

“Meski Dinas Kesehatan Kabupaten Tebo menegaskan penyakit cikungunya tidak mematikan, namun dua warga di Kecamatan Rimbo Bujang diduga meninggal dunia usai mengidap wabah cikungunya.

Menurut salah seorang warga Rimbo Bujang yang enggan disebut namanya mengatakan, warga yang meninggal salah satunya bernama Suharno (45) warga Jalan 16, Unit III Rimbo Mulyo, Kecamatan Rimbo Bujang. Suharno meninggal pada Kamis (14/5) lalu. Berdasarkan informasi korban lainnya yang diduga akibat cikungunya ada di Unit VI, Rimbo Bujang.

“Keduanya, sebelumnya pernah dirawat dirumah sakit akibat cikungunya,” ujar warga yang enggan disebut namanya tersebut.

Penuturannya, setelah sempat dirawat hingga sekitar tiga hari di Puskesmas Rimbo Bujang, Suharno kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Muara Bungo dan meninggal disana.

Camat Rimbo Bujang, Eryanto membenarkan jika ada dua orang warganya yang meninggal. Namun Eryanto tidak bisa memastikan apakah meninggal karena cikungunya atau bukan. “Saya tidak bisa mamastikannya. Untuk lebih jelasnya langsung hubungi saja kepala Puskesmas dr Sanusi,” ujarnya Selasa (17/5) kemarin.

Sayangnya hingga berita ini diturunkan, Kepala Puskesmas Rimbo Bujang, dr. Sanusi belum bisa dikonfirmasi.

Nomor handphone yang biasa digunakannya aktif sayangnya saat dihubungi tidak ada yang mengangkat. Begitu juga saat dikonfirmasi lewat SMS tida ada jawaban.

Sementara, Kadis Kesehatan Kabupaten Tebo, Haflin juga belum bisa dikonfirmasi. Nomor yang biasanya digunakan berkali-kali dihubungi tetap tidak aktif.

Seperti diberitakan sebelumnya, ratusan warga di dua kecamatan, yakni di Kecamatan Rimbo Bujang dan Rimbo Ulu terjangkit wabah cikungunya. Warga yang terserang wabah menular berada di unit VIII dan Unit XI, Kecamatan Rimbo Ulu sementara di Kecamatan Rimbo Bujang berada di Unit II.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan (Dinkes) Tebo tercatat penderita cikungunya mencapai 133 di kecamatan Rimbo Ulu dan 19 warga lainnya di Kecamatan Rimbo Bujang.

Meski dinas kesehatan setempat telah menurunkan tim guna menekan penyebaran wabah cikungunya itu ternyata hingga kini beberapa warga masih mengidap penyakit yang gejalanya mirip cikungunya. “Pupuhan warga banyak yang datang ke Puskesmas dengan gejala yang mirip cikungunya,” ujar salah seorang warga Rimbo Bujang.

Berdasarkan data dinas kesehatan Pemkab Tebo, penularan penyakit ini disebarkan melalui virus aides aigepty. Ciri-cirinya bintik-bintik merah pada kulit, sakit dan ngilu pada persendian, mual-mual, muntah dan pusing”.

@dmin: Hiduplah bersih dan teratur, jangan biarkan ada air tergenang tanpa ditutupi ataupun diberi insectisida

Sumber: http://www.infojambi.com

Standar

One thought on “Akibat Chikungunya; 2 Warga Rimbo Bujang Meninggal

  1. widayat berkata:

    lanjutkan terus untuk menulis tentang rimbo bujang…agar orang2 semakin tau, sukses mas…,maz sugeng punya facebook ?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s