Wong Telu Likur Unit Telu

catatan-catatan meninggalkan Rimbo Bujang


..tidak ada yang istimewa. Rimbo Bujang secara jatidiri tiada yang berubah secara signifikan. Kecuali mabuk pada materialisme dan kebebasan individu, sungguh tiada yang menggetarkan nuraniku. Pembangunan layaknya tsunami yang menebarkan fondasi-fondasi dan janji kekayaan demi kekayaan. Jangan kaget apalagi pangling bila kau amati wajah kota (katakanlah demikian) Rimbo Bujang kini apabila dibandingkan tujuh tahun silam.

Standar

4 thoughts on “catatan-catatan meninggalkan Rimbo Bujang

  1. sapri berkata:

    28 th yg lalu sy lhr di sn, unit 11 jln Ambon, kala itu msh bnyk hutan Ex hph, msh sering terdengar suara harimau. thn 97 sy sekolah di bungo, thn 2001 sy mencobo hidup di jambi, smpai skrg. dlm setahun sy 2x pulang ke sn. setiap sy pulang pasti bnyk yg berubh dg wajah kota Rimbo bujang. Sy ada plan untuk membuat komunitas putra rimbo yg ada di jmbi. Kl teman” ada yg se id dg sy, sy tggu di 081366242222, fb ‘sapri rimbo bujang’ email sapri1424@yahoo.co.id

    wslm

  2. gak bisa kita pungkiri bahwa terkadang kemajuan yang positif akan dibarengi dengan penyakit2 sosial yang jelas sulit untuk dibuang begitu saja, apalagi ditambah pejabatnya yang suka menggunakan kekuatan harga untuk berkuasa, parahnya masyarakat seperti suka menerima uluran tangan2 gelap yang tak jelas darimana asalnya.

    beruntung, aku tak lagi tinggal di sana, cuma sesekali pulang kampung mengunjungi orang tua dan keluarga. Meski begitu sudah banyak kritik untuk rimbo bujangku, jika aku di sana mungkin sudah tumpah di jalan jadi sampah, ide mulia untuk rimbo bujang yang indah dan berkah.

    Untuk menjadikan rimbo bujang yang bersih, adalah dengan mengkontaminasi pemerintahan, yakni dengan menjadi bagian di dalamnya, gerogoti kebatilan hingga dia seperti busuk di dalam dan akhirnya mati.

    Tapi, tak banyak yang bisa begitu, akupun terbatas oleh keadaan..
    hanya saja, akan lebih sempurna jika kita mencoba..
    nanti, tunggu tanggal mainnya

  3. i love rimbo bujang, oh ya dia sudah kutinggalkan sejak tahun 1992
    Ketika aku pulang ke rimbo V, memang sudah banyak berubah, dimana kawan2ku ?
    Hanya 1, 2, 3 .. . saja yg masih tersisa, banyak kenangan lama di sana ?
    Oh ya, salam buat guru2, kawan2, sobat2 dan pacar2 ……….ech kawan tp mesra ???? Heeeeeeeee…..

  4. Yup, begitulah wajah Rimbo Bujang kita. Entah harus bahagia ataukah harus menangis ketika melihat wajah Rimbo Bujang saat ini. Perkembangan begitu cepat, namun tanpa diimbangi dengan pemikiran akan masa depan….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s