Wong Telu Likur Unit Telu

..Lets me to thingking by my self.


..suatu ketika dalam tempurung malam, aku bertanya kepada diri sendiri. Apa alasan bagiku untuk taat pada sesuatu yang tidak perlu (something nothing)?. Pertanyaan ini terus berpendar dan bertawaf dilingkaran otak kecilku hingga terasa kesemutan. Semenjak itu aku bersemboyan demi diri dan hidupku sendiri. Benar-benar demi hidupku sendiri ini, bukan demi yang lain. Imbas awalnya ditandai dengan keinginan yang kuat untuk menghapus situs berlabel Komunitas Rimbo Bujang ini. Sesuatu yang kunilai something nothing di atas.

Ya Allah.. Laksana menabur berton-ton butir garam ke samudera bila mencoba mewarnai tumpah darah itu. Setidaknya itu adalah keluhanku. Namun, akhirnya urung juga. Aku merasa setidaknya blog ini nantinya dapat memberi manfaat bagi orang lain. Semoga, ini hanya harapanku saja.

..sudahlah malam sudah terlanjur sepi sunyi. Gemuruh rinai hujan dan tepukan dedaunan di sekitar kamar ini seolah meringkusku dalam kesunyian abadi. Baiklah kalau begitu. Malam telah larut dan alangkah lebih baiknya menaikan selimut ini hingga ke dada dengan wudhu yang selalu terjaga.

Tuhan Semesta Alam.. Jagalah diri ini, para santri itu, para mahasiswaku, orang tua dan guru-guruku di dalam genggaman kasih sayangMu. Amiin.

Dukuhwaluh, Maret 2010.

Standar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s