Tak Berkategori

Lost In Rimbo Bujang


Aku tersesat !. Namun aku bukan sedang bicara tentang rumitnya jelajah menembus Jalan Lawu – Jalan Malabar via Jalan Telomoyo di Unit VIII alias Desa Sukamaju itu, bukan. Dan jangan salah. Tulisan ini juga bukan dimaksudkan ketika dirimu garuk-garuk kepala ketika berjalan off road dari Unit II atawa Desa Wirotho Agung menuju Kota Muara Bungo via Unit VI, menembus jalan 11 dan perkebunan PTP Nusantara VI tentu merupakan sensasi tersendiri dan kegusaran tersendiri, setidaknya itu bagiku.

Nyaris sebelas tahun kutinggalkan bumi itu, dan aku berdiri di kota Purwokerto ini cukup lama. Aku dan keluarga kecilku. Tak jarang rindu melanda, kerinduan itu terkadang tak malu-malu berlagak seperti tsunami yang meluluhlantakkan semangatku bekerja di kota ini. Terlebih, bila raut kedua orang tua, mas Hari, Ipras, Ika juga Linda melintas di ruang khayalku. Rindu pada kebun karet dan ribuan nyamuk-nyamuknya, kangen pada rawa-rawa bergambut yang kaya akan lele-lele liarnya. Duh.. hanya doa, hanya doa pelipur semuanya. Itulah sebab mengapa kuanggap aku tersesat saat rindu membelah-belah waktuku di sini. Artinya, bahwa semua ini tidaklah sewajarnya ! itu saja dulur.

Standar

One thought on “Lost In Rimbo Bujang

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s